Jalan-Jalan ke Marrakesh, Kota Wisata Terpopuler di Maroko

Marrakesh merupakan salah satu kota bersejarah di Maroko, tempat di mana kamu bisa menemukan kekayaan seni dan budaya yang menarik.

Pernah dengar nama kota Marrakesh? Kota cantik yang satu ini letaknya ada di barat daya Maroko, di kaki pegunungan Atlas. Dijuluki sebagai Kota Merah, kota tersebut memang dipenuhi dengan gedung, hotel, dan rumah-rumah penduduk yang didominasi dengan warna merah, membuatnya jadi tampak cantik dan menyala jika dilihat dari kejauhan.

Kota yang satu ini merupakan salah satu destinasi wisata yang sering menjadi incaran para turis yang sedang berkunjung ke Maroko. Nggak mengherankan memang, selain terkenal karena keindahannya, di Marrakesh juga punya banyak tempat-tempat bersejarah serta bangunan-bangunan dengan arsitektur yang indah, membuat banyak orang yang datang berkunjung ke sana, jadi merasa betah untuk tinggal berlama-lama.

Nah, membicarakan keindahan kota Marrakesh, ada banyak tempat-tempat wisata di sana yang bakal bikin kamu merasa terkagum-kagum. Berikut beberapa di antaranya.

1. Masjid Koutoubia

Sumber: Pinterest

Saat ini, kota Marrakesh menjadi salah satu kota budaya yang dilindungi oleh UNESCO. Sebab di sana ada banyak sekali masjid-masjid unik yang bersejarah peninggalan masa kejayaan Islam, salah satunya adalah masjid Koutoubia. Lataknya sekitar 200 meter dari Djemaa El Fna, pusat wisata Marrakesh. Lokasi masjid ini dulunya merupakan tempat penjual buku yang menjual berbagai macam buku baru dan bekas, yang dalam ejaan Prancis disebut koutoub. Maka saat dibangun masjid, tercetuslah untuk memberi nama masjid Koutoubia.

Masjid ini dikenal sebagai ikonnya kota Marrakesh lho, sebab pada bagian bangunan masjid terdapat sebuah menara tinggi yang megah kebanggan penduduk setempat, yang terbuat dari batu, semen, dan bata. Pada malam hari, jika lampu-lampu mulai dinyalakan, menara tersebut akan menampilkan kilau-kilau cahaya lampu yang indah bak menara Eiffel yang ada di Paris. Selain itu, keberadaan taman yang mengelilingi bangunan masjid juga menambah keindahan tersendiri.

Cobalah untuk menghabiskan waktu di sore hari sambil menunggu adzan Maghrib berkumandang di kota tersebut. Kamu akan melihat pemandangan menakjubkan nan fantastis, tatkala matahari mulai tenggelam dan waktu senja tergantikan oleh malam. Keindahannya pasti bakal membuat kamu jadi berdecak kagum.

2. Djemaa El Fna

Sumber: Riad Al Ksar

Djema El Fna merupakan pasar malam yang letaknya berada di pusat kota Marrakesh. Pasar ini biasanya sudah mulai beroperasi sejak siang, namun baru akan ramai sekali di malam hari. Kamu hampir bisa menemukan apa pun yang kamu cari di Djemaa El Fna, mulai dari makanan halal yang lezat, hiburan berupa tarian atau atraksi seru, hingga belanja pakaian dan pernak-pernak unik. Makanya, nggak mengherankan kalau Djema El Fna selalu jadi spot incaran para turis jika datang ke Marrakesh.

Jika malam tiba, lampu-lampu kios yang menjajakan dagangannya akan mulai menyala, meramaikan aktivitas pasar yang dipadati oleh pengunjung. Para seniman-seniman jalanan mulai mengapresiasikan karya-karya mereka, seperti penyanyi, penari tradisonal, pelawak, pendongeng, hingga atraksi pawang binatang yang diiringi dengan musik tradisional khas Maroko. Sudah terbayang kan seperti apa ramainya?

Khusus untuk wisatawan perempuan, di Djemaa El Fna juga ada banyak seniman-seniman tato henna lho. Kamu bisa me-request sendiri desain dan model tato yang kamu inginkan, agar kuku dan jari-jari tanganmu jadi terlihat lebih cantik. Oh iya, soal sah atau nggak shalat-nya, kamu nggak perlu khawatir, karena henna terbuat dari bahan alami, sehingga air wudhu tetap bisa membasuh kulit meski kamu sedang memakainya.

Sedangkan untuk wisata kulinernya, nggak perlu ditanya lagi. Ada banyak sekali kios-kios yang menjual makanan khas dengan wangi bumbu rempah-rempah yang menggoda. Mulai dari sup daging ayam, sosis pedas, ikan bakar rempah, dan domba panggang. Untuk kehalalannya, nggak perlu ragu, karena mayoritas penduduk Marrakesh yang berjualan di Djemaa El Fna adalah muslim, sehingga mereka nggak menjual makanan-makanan non halal.

3. Le Palmeraie

Sumber: Commons Wikimedia

Le Palmeraie merupakan oasis seluas 13.000 hektar, yang terdapat gurun pasir dan hutan palem. Konon katanya, hutan palem di Le Palmeraie itu nggak sengaja tumbuh, disebabkan oleh para pasukan tentara di zaman Sultan Yussef Ben Tachefine, yang membuang biji-biji palem saat mereka sedang bertugas memperluas tanah kerajaan.

Apa sih yang spesial dari tempat satu itu? Le Palmeraie merupakan kawasan hotel-hotel mewah. Di sana kamu bisa menginap sekaligus bermain golf atau menikmati spa. Tapi nggak cuma itu saja, kamu juga bisa merasakan pengalaman unik menunggangi unta lho.

Yup, kalau naik kuda sudah biasa, di Le Palmeraie kamu bisa keliling-keliling kawasan hotel mewah, gurum pasir, serta hutan palem dengan naik unta dan merasakan pengalaman seru bak naik unta di gurun Sahara. Kalau kamu masih takut, nggak perlu khawatir ya, karena pawang untanya akan selalu membimbing kamu dengan hati-hati.

4. Menara Gardens

Sumber: Wikipedia

Menara Gardens, atau biasa disebut sebagai Le Jardin de la Menara, merupakan bangunan kuno yang letaknya nggak jauh dari masjid Koutoubia. Dibangun pada abad ke-16 Dinasti Saady, kemudian direnovasi kembali oleh Sultan Abderrahmane. Hingga kini, bangunan bersejarah tersebut masih berdiri dan jadi salah satu objek wisata favorit para turis.

Yang membuat menara Gardens semakin indah adalah pemandangan kolam luas yang dikelilingin oleh kebun zaitun, yang akan membuat mata kamu menjadi adem dan sejuk. Di sana juga terdapat sebuah pavilion ikonik dengan atap berbentuk piramida berwarna hijau.

Kalau kamu ingin menikmati suasana ala kerjaan di Marrakesh, maka menara Gardens merupakan tempat yang wajib kamu kunjungi.

5. Ski Resort Oukaimeden

Sumber: Advister

Bila kamu datang ke Marrakesh pada musim dingin, kamu bisa lho menyaksikan indahnya pemandangan lautan salju di puncak Oukaimeden. Yup, jangan salah, meski Maroko terkenal panas dan banyak kawasan gurunnya, tapi saat musim dingin tiba suhunya bisa turun hingga mencapai delapan derajat lho.

Nah, di ski resort Oukaimeden kamu bisa bermain salju dan ski sepuas hati. Di sana terdapat berbagai fasilitas penyewaan alat-alat ski, restoran, juga penginapan. Tapi kalau nggak suka bermain ski, kamu juga bisa kok cukup menikmati pemandangan sambil menaiki kereta gantung dan menyaksikan hamparan salju yang begitu luas dari atas.

Selain itu, di sana juga kamu bisa bermain kereta luncur, jika sedang liburan bersama teman atau kerabat. Dengan harga yang cukup terjangkau, kamu bisa menyewa kereta luncur yang terbuat dari papan kayu sederhana yang dilengkapi dengan tali, dan bermain sampai puas.

Itu dia beberapa kawasan menarik yang nggak beleh kamu lewati ketika sedang berkunjung di kota Marrakesh. Oh iya, ada satu hal yang perlu kamu ingat, meski selama ini Marrakesh dikenal sebagai kota dengan tingkat kriminalitas yang rendah, namun kamu tetap harus menjaga dan menyimpan barang berharga kamu dengan hati-hati ketika berlibur ke sana ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *