Simak 7 Tips untuk Kamu yang Mau Umroh tapi Masih Takut Naik Pesawat

Gina Andriayani Wantania  Posted on

Pernahkah kamu ingin sekali umroh tapi masih ragu karena belum pernah naik pesawat? Atau kamu ingin sekali umroh tapi sama sekali belum pernah travelling jauh apalagi ke luar negeri? Berbicara tentang umroh dan haji memang sangat panjang. Meskipun memiliki dana, terkadang kita masih memiliki pertimbangan – pertimbangan lain yang membuat kita ragu. 

Takut melakukan perjalanan jauh, berangkat ke luar negeri atau naik pesawat ternyata tidak hanya dialami oleh mereka yang sudah berusia. Tetapi juga beberapa anak muda. Pengalaman travelling jauh yang masih terbatas bisa menjadi salah satu pemicunya. Dukungan dari orang sekitar yang kurang juga tidak menutup kemungkinan. Tapi tenang, simak 7 tips berikut ini untuk kamu yang mau umroh tapi masih takut naik pesawat. 

Positive Thinking 

Positive Thinking

Tidak ada ruginya untuk berpikir positif. Seperti kata pepatah, mungkin kita tidak perlu memikirkan sesuatu yang belum terjadi. Perasaan takut lahir dari pikiran – pikiran negatif, sesuatu yang belum terjadi namun sudah membuat kita khawatir dan was was. Terlepas dari trauma tertentu, biasanya ketakutan naik pesawat bisa jadi karena kita berpikiran jauh dan buruk tentang pengalaman yang sejatinya belum pernah kita alami. 

Dengarkan pendapat orang sekitar yang lumayan berpengalaman naik pesawat. Pilih maskapai yang sesuai dan aman, pertimbangkan rute perjalanan dan lama penerbangan. Kemudian kamu hanya tinggal duduk dan berdo’a, semoga perjalanan lancar tanpa hambatan. 

Beberapa orang mungkin cukup takut untuk mencoba dan masih mengira – ngira bagaimana rasanya. Seperti saat orang bilang tidak suka sesuatu, benci sesuatu padahal belum pernah sama sekali mencobanya. 

Tidur Nyenyak di Pesawat 

Tidur Nyenyak di Pesawat

Untuk kamu yang masih memiliki ketakutan naik pesawat, kamu bisa mengurangi waktu tidur kamu sehari sebelum keberangkatan, agar di pesawat kamu bisa merasa ngantuk dan menghabiskan lebih banyak waktu penerbangan kamu untuk tidur. Bisa jadi, ketakutan kamu berkurang karena kamu bisa tidur dengan nyaman dengan kantuk yang berat. Kamu bisa mengurangi waktu khawatir kamu selama penerbangan. 

Tidur nyenyak di pesawat bisa kamu dapatkan jika rasa kantuk yang menyerang luar biasa, jadi kamu bisa menghabiskan waktu dan energi kamu sehari sebelumnya. Tapi, tetap ingat untuk menyesuaikannya dengan kondisi kesehatan kamu, ya. Ini hanya tips agar kamu bisa tidur dengan nyenyak di pesawat. Kamu bisa mencoba tips lain yang memang biasanya kamu gunakan agar bisa mengantuk, tidur dengan nyenyak dan pulas. 

Pilih Posisi yang Nyaman

atur posisi

Pesawat memiliki jenis – jenis yang berbeda dengan formasi bangku yang biasanya untuk beberapa maskapai dan rute bergantung pada tipe pesawatnya. Yang jelas, selalu akan ada bagian pinggir kiri, kanan, dan tengah, sekaligus depan dan belakang. Untuk mengurangi rasa khawatir, was – was, dan takut kamu, kamu bisa memilih formasi kursi yang sesuai dan nyaman menurut kamu. 

Jika kamu tipe orang yang suka dikelilingi oleh banyak orang, kamu bisa pilih posisi tengah. Jika kamu lebih nyaman dan tenang di pinggir jendela, kamu bisa mengusahakannya. Kamu juga bisa memilih maskapai penerbangan dengan pesawat yang relatif luas jarak antar bangku penumpangnya. Intinya, buat kamu senyaman mungkin, sehingga kamu bisa tenang selama penerbangan. 

Usahakan Pergi Bersama Keluarga/Pendamping 

Usahakan Pergi Bersama Keluarga/Pendamping

Jika pergi sendiri dan sudah melakukan poin – poin di atas masih tetap kurang nyaman dan ragu, kamu juga bisa pergi bareng keluarga. Baik keluarga inti, maupun keluarga besar. Atau kamu juga bisa pergi bareng dengan teman hangout kamu. Itung – itung perjalanan ini jadi rihlah kamu dengan para sahabat. 

Pergi bareng orang sekitar sangat membantu kamu yang baru pertama kali dan masih takut untuk naik pesawat. Mereka yang sudah biasa bisa menenangkan kamu kapanpun kamu butuh. Berada di sekitar orang terdekat juga bisa membuat kamu merasa lebih tenang dan berpikir positif. Mereka bisa membantu mengalihkan perhatian kamu dengan ngobrol atau melakukan hal lainnya selama perjalanan. 

Jangan Sungkan Meminta Bantuan 

Jangan Sungkan Meminta Bantuan

Konsep dan aturan paling terpenting saat melakukan travelling tentu saja selalu bertanya saat tidak tahu. Ibarat pepatah, malu bertanya sesat di jalan. Sama halnya dengan meminta bantuan. Setiap kamu membutuhkan sesuatu dan merasa tidak dapat melakukannya sendiri, kamu harus segera meminta bantuan. Ingat juga untuk meminta bantuan ke orang yang terpercaya. Kamu juga tidak bisa meminta bantuan sembarang orang yang tidak dikenal. Utamakan petugas resmi yang sedang bertugas, seperti satpam, pramugari, customer service, dan sebagainya. 

Jika salah satu dari mereka tidak bisa menolongmu atau sedang tidak available, kamu bisa juga meminta bantuan penumpang lainnya yang menurut kamu bisa dipercaya. Jangan sungkan dan merasa tidak enak. 

Pelajari Petunjuk Keselamatan 

Pelajari Petunjuk Keselamatan

Sebelum lepas landas, pramugari biasanya akan memberikan kamu panduan keselamatan. Bagaimana pelampung keselamatan digunakan, prosedur evakuasi, cara untuk keluar, berapa pintu dan dimana letaknya. Perhatikan panduan tersebut dengan baik, jika ada yang belum kamu mengerti, kamu bisa membaca kertas panduan yang biasanya terletak di masing – masing kantong kursi yang ada. 

Pemberitahuan panduan keselamatan bukan untuk menakut – nakuti kamu, tetapi untuk memberikan penjelasan tentang bagaimana prosedur untuk keselamatan jika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi. Sebaliknya, kamu juga tidak boleh menganggap remeh peragaan panduan keselamatan, perhatikan baik – baik sehingga kamu tahu apa yang harus dilakukan.

Berdo’a 

Hal yang paling pertama, dan cara yang paling utama kamu lakukan ketika sedang melakukan perjalanan jauh adalah berdo’a. Untuk kamu yang takut naik pesawat, berdo’a bisa menenangkan dan membuat kamu nyaman. Percayakan pada yang kuasa, semoga perjalanan kamu untuk beribadah karena-Nya bisa berjalan dengan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *